Tibyan Kaos Distro Muslim

Mengenal Jenis Bahan Kaos Bandung

Dalam dunia tekstil, ada 2 jenis pokok produk tekstil, yaitu woven dan rajut. Tekstil jenis woven bersifat solid alias tidak molor, sedangkan rajut atau knitting bersifat elastic alias molor.

Untuk pembelian tekstil woven biasanya menggunakan satuan meter atau yard, semisal kain seragam famatex, dril, acrilik dan tenun. Sedangkan kain knitting menggunakan satuan berat yaitu kilo atau lb, hal ini dikarenakan sifatnya yang molor atau elastic.

Kaos termasuk tekstil berjenis knitting atau rajut, sehingga satuan pengukurannya menggunakan berat. Satuan berat yang digunakan dalam mengukur tebal tipisnya kaos disebut gramasi. Grmasi didefinisikan sebagai berat kaos 1x1 meter persegi dalam satuan gram.

Gramasi ini menentukan tebal tipisnya suatu kaos. Gramasi yang paling popular dipakai dalam industry kaos adalah sebagai berikut :
20S : Untuk kaos tebal
24S : Untuk kaos sedang
30S : Untuk kaos tipis
40S : Untuk kaos super tipis

S dalam satuan tersebut menandakan single knit alias hanya satu permukaan saja yang halus, sedangkan D menunjukkan  kode double knit atau yang halus dua muka.

Dari jenisnya, secara garis besar kaos dibagi menjadi sebagai berikut :

1. Cotton
Cotton dibagai menjadi 2, yaitu combed dan carded. Untuk combed adalah kaos katun yang paling bagus dan digemari, karena halus dan dingin. Sedang kualitas dibawah combed disebut carded. Kaos distro Bandung umumnya telah menggunakan combed.

2. Teteron Cotton (TC)
TC adalah gabungan antara cotton dan polyethylene dengan komposisi, 35% cotton dan 65% PE. Kainnya lebih kasar dan panas, namun tidak gambak lecek/shrinkage.

3. Polyethilene (PE)
Kaos jenis PE merupakan kaos yang diolah dari bahan minyak bumi atau kain sintetik. Kainnya kalau dipakai panas namun sangat bersahabat harganya.

4. Hyget
Hyget orang sering pelesetkan sebagai kaos saringan tahu, karena bentuknya tipis dan transparan. Kebanyakan dipakai untuk kaos kampanye karena memang harganya sangat murah.

5. CVC/Lacoste/Viscose
CVC adalah jenis kaos yang terbuat dari serat kayu dengan campuran cotton. Komposisinya 65% serat kayu sedang 35% terbuat dari cotton. Bahan CVC ini merupakan bahan yang digunakan untuk membuat kaos polo. Bentuknya sangat khas dan bertekstur.

Demikian sedikit perkenalan tentang jenis-jenis bahan kaos, semoga bermanfaat.


Amir Fauzi
Founder
www.rakutak.com
Kaos Jadul Bandung

0 komentar: